img
Simbol Kebanggaan Baru: Bupati H. Hurmin Resmikan Tugu Biduk dan Batik Khas Sarolangun.
  • BAL
  • March 03, 2026
  • Pengunjung (148)

SAROLANGUN – Wajah tepian Sungai Batang Tembesi kini punya cerita baru. Bertempat di kawasan strategis Tepian Cik Minah, Bupati Sarolangun H. Hurmin secara resmi meresmikan Tugu Biduk sekaligus meluncurkan Batik Tugu Biduk, sebuah karya seni yang diproyeksikan menjadi identitas baru kebanggaan masyarakat Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko. Selasa Malam (03/03/2026).

Acara yang berlangsung meriah namun sarat makna budaya ini dihadiri oleh jajaran lengkap pimpinan daerah. Tampak hadir Wakil Bupati Gerry Trisatwika, Sekretaris Daerah Arief RH, unsur Forkopimda, hingga para pimpinan perusahaan yang tergabung dalam Forum CSR. Kehadiran tokoh adat dan masyarakat Kelurahan Sarolangun Kembang (Sarkam) menambah kental nuansa kekeluargaan dalam peresmian tersebut.

Tugu Biduk bukan sekadar bangunan beton. Dalam filosofi masyarakat setempat, biduk atau perahu merupakan simbol alat transportasi vital masa lalu yang menghubungkan ekonomi dan sosial warga di sepanjang aliran sungai.

Bupati H. Hurmin dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan tugu ini merupakan buah manis dari sinergi antara pemerintah dan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

"Tugu ini adalah simbol peradaban kita. Hadirnya Tugu Biduk di Tepian Cik Minah bukan hanya mempercantik tata kota, tapi mengingatkan kita pada akar budaya bahari Sarolangun yang kuat," ujar Bupati.

Tak hanya meresmikan tugu, momentum ini juga menandai lahirnya Batik Tugu Biduk. Motif batik ini secara visual mengadopsi bentuk tugu yang baru saja diresmikan, menjadikannya buah tangan khas yang siap bersaing di pasar kerajinan daerah maupun nasional.

Peluncuran batik ini disambut antusias oleh para tamu undangan, termasuk jajaran staf ahli, asisten, kepala OPD, hingga tokoh masyarakat. Pemerintah berharap batik ini menjadi seragam kebanggaan yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif di tingkat perajin lokal.

Kehadiran pihak swasta seperti Direktur PT Gentala dan para pimpinan perusahaan lainnya mendapat apresiasi khusus dari pemerintah daerah. Keterlibatan mereka membuktikan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan APBD, melainkan butuh tangan dingin para pelaku usaha.

"Dengan diresmikannya tugu ini, kita punya titik kumpul baru yang positif bagi masyarakat. Tugas kita sekarang adalah menjaga kebersihan dan kelestarian ikon ini bersama-sama," tambah Bupati.

Peresmian ditutup dengan peninjauan langsung area tugu dan ramah tamah bersama masyarakat Kelurahan Sarkam. Kini, Tepian Cik Minah tidak hanya menawarkan semilir angin sungai, tapi juga keindahan visual yang bercerita tentang jati diri Sarolangun. (IKP-KOMINFO)

💝 Berikan Rating Kepuasan Anda