“Momentum Halal Bihalal, Bupati Hurmin Serukan Kebersamaan ASN untuk Sarolangun Maju”
SAROLANGUN- Pemerintah Kabupaten Sarolangun menggelar Apel Gabungan sekaligus Halal Bihalal dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 di Lapangan Gunung Kembang, Senin (30/3/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, dihadiri seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sarolangun.
Di bawah langit cerah penghujung Maret, Bupati Sarolangun H. Hurmin memimpin langsung jalannya apel. Di barisan hadirin tampak Wakil Bupati Gerry Trisatwika, SE, Sekretaris Daerah Muhammad Arief, RH, MUM, para Staf Ahli, Asisten, Kepala organisasi perangkat daerah, Direktur RSCQ sarolangun dan PDAM Tirta Sako betuah, Eselon III hingga para camat dan para ASN pegawai dan staff dilingkungan pemkab sarolangun. Namun, lebih dari sekadar kehadiran pejabat, suasana kebersamaan terasa kental seolah menjadi jeda hangat di tengah rutinitas birokrasi.
Halal bihalal kali ini memiliki makna yang lebih dalam. Di tengah suasana saling memaafkan, terselip momen haru saat Asisten I Setda Sarolangun, H. Arief Ampera, menyampaikan pamit purna tugas. Per 1 April 2026, ia resmi mengakhiri pengabdian panjangnya setelah sekitar 40 tahun berkiprah di pemerintahan sebuah perjalanan yang bahkan telah dimulai sejak awal berdirinya Kabupaten Sarolangun.
Dengan suara bergetar, ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran, sekaligus rasa bangga dan terima kasih atas kebersamaan yang telah terjalin selama puluhan tahun. Bagi banyak yang hadir, sosoknya bukan sekadar pejabat, tetapi juga saksi perjalanan panjang pembangunan daerah.
Momen itu seakan menjadi pengingat bahwa pengabdian dalam birokrasi bukan hanya tentang jabatan, melainkan juga tentang jejak dan kontribusi yang ditinggalkan.
Dalam amanatnya, Bupati Hurmin menangkap esensi suasana tersebut. Ia mengajak seluruh ASN menjadikan Idulfitri sebagai titik balik untuk memperkuat sinergi dan keikhlasan dalam bekerja.
“Tidak ada lagi sekat, tidak ada lagi rasa dendam. Mari kita mulai dengan hati yang bersih, bekerja bersama untuk Sarolangun yang lebih maju,” ujarnya.
Ia juga menyinggung dinamika yang kerap muncul dalam organisasi, termasuk terkait penempatan jabatan. Menurutnya, perbedaan dan keputusan yang diambil hendaknya disikapi dengan kedewasaan, tanpa mengurangi semangat pengabdian.
Di tengah tantangan efisiensi anggaran, Bupati menekankan pentingnya menjaga etos kerja dan optimisme. Baginya, keterbatasan bukan alasan untuk menurunkan kinerja, melainkan peluang untuk bekerja lebih efektif dan inovatif.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tradisi yang selalu dinanti: saling bersalaman. Satu per satu ASN berjabat tangan dengan pimpinan daerah, mencairkan sekat formalitas menjadi kehangatan kekeluargaan. Tawa ringan dan obrolan santai mengiringi sarapan bersama yang menjadi penutup acara.
Di Lapangan Gunung Kembang pagi itu, Halal Bihalal tak hanya menjadi rutinitas tahunan. Ia menjelma menjadi ruang refleksi tentang pengabdian, tentang kebersamaan, dan tentang harapan untuk terus melangkah bersama membangun Sarolangun dengan ketulusan. (IKP-KOMINFO)