img
Jelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Bupati Hurmin Hadiri Apel Operasi Ketupat untuk Pengamanan Mudik di Sarolangun
  • BAL
  • March 12, 2026
  • Pengunjung (142)

SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun bersama unsur TNI, Polri, dan berbagai instansi terkait memperkuat kesiapan pengamanan menjelang arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 yang digelar di Lapangan Mapolres Sarolangun, Kamis (12/3/2026) sore.

Apel tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sarolangun H. Hurmin dan dipimpin oleh Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan personel serta sarana pendukung dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sarolangun, di antaranya Anggota DPRD Sarolangun Riki Anggriawan, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, perwakilan Kejaksaan Negeri Sarolangun, Ketua Pengadilan Negeri Sarolangun, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, Satpol PP, PLN, Jasa Raharja, Senkom Mitra Polri, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), hingga organisasi Pramuka.

Dalam apel tersebut, Kapolres Sarolangun membacakan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) terkait pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang digelar secara nasional untuk mengamankan rangkaian kegiatan masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa kesiapsiagaan seluruh personel sangat diperlukan mengingat meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Berbagai potensi kerawanan seperti kepadatan arus lalu lintas, kecelakaan jalan raya, gangguan keamanan, hingga potensi bencana perlu diantisipasi melalui sinergi lintas sektor.

Operasi Ketupat 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” Operasi ini bertujuan memberikan rasa aman, nyaman, serta kelancaran bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun merayakan Lebaran di kampung halaman.

Adapun pasukan yang mengikuti apel gelar pasukan terdiri dari berbagai unsur, antara lain personel Kodim 0420/Sarko, Sub Denpom II Sarolangun, Satuan Samapta Polres Sarolangun, Satlantas, jajaran Reskrim dan Resnarkoba, Intelkam, serta personel gabungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Senkom, dan Pramuka.

Rangkaian kegiatan apel dimulai dengan masuknya pasukan peserta upacara ke lapangan, disusul dengan kedatangan pimpinan apel, penghormatan pasukan, laporan perwira upacara, pengecekan pasukan, serta penyematan pita tanda dimulainya Operasi Ketupat kepada perwakilan personel yang terlibat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan amanat Kapolri, doa bersama, hingga sesi foto bersama seluruh peserta apel.

Bupati Sarolangun H. Hurmin dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sarolangun terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Menurutnya, operasi ini sangat penting guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan tertib.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan operasi pengamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh unsur pemerintah daerah serta masyarakat.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Sarolangun tentu sangat mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat ini. Saya berharap seluruh instansi terkait dapat berperan aktif membantu pelaksanaan tugas di pos pelayanan maupun pos pengamanan yang telah didirikan,” ujar Hurmin.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama momentum Lebaran. Kerja sama antara pemerintah daerah, TNI, Polri, tenaga kesehatan, hingga relawan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan kondisi yang kondusif.

Menurutnya, kesiapan petugas di lapangan, termasuk pelayanan kesehatan, pengaturan lalu lintas, hingga pengamanan tempat ibadah dan pusat keramaian harus dilakukan secara maksimal agar masyarakat merasa terlindungi selama menjalankan aktivitas di bulan Ramadan dan Idulfitri.

“Seluruh stakeholder, baik dari pemerintah daerah, TNI, Polri, tenaga kesehatan, hingga masyarakat harus bersinergi dengan baik. Dengan kerja sama yang solid, tujuan Operasi Ketupat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif dapat tercapai secara optimal,” katanya.

Dengan digelarnya apel gelar pasukan ini, diharapkan seluruh personel yang terlibat dapat menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab, sehingga perayaan Idulfitri di Kabupaten Sarolangun dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.(IKP-KOMINFO)

💝 Berikan Rating Kepuasan Anda