img
Wabup Sarolangun dan Forkopimda Tinjau Dampak Banjir Bandang, Salurkan Bantuan untuk Warga
  • BAL
  • April 28, 2026
  • Pengunjung (122)

SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun bergerak cepat merespons bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah. Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung meninjau lokasi terdampak di Kecamatan Bathin VIII, Senin (27/4/2026).

Salah satu titik yang dikunjungi adalah Desa Tanjung Gagak. Di lokasi tersebut, rombongan melihat kondisi rumah warga yang terdampak serta sejumlah fasilitas umum yang mengalami kerusakan. Selain melakukan peninjauan, pemerintah juga menyalurkan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok kepada masyarakat.

Gerry Trisatwika menyampaikan bahwa banjir bandang yang terjadi sehari sebelumnya telah berdampak luas terhadap kehidupan warga. Selain merendam rumah, bencana tersebut juga merusak fasilitas umum seperti sekolah, tempat ibadah, hingga jembatan penghubung antarwilayah.

“Yang paling terdampak tentu rumah warga. Selain itu kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, dan obat-obatan juga menjadi prioritas bantuan. Fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah juga mengalami kerusakan,” ujarnya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, tengah melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang mengalami kerusakan berat, termasuk yang hanyut terbawa arus di wilayah lain seperti Batang Asai. Data tersebut akan menjadi dasar pengajuan bantuan melalui instansi terkait.

Ia juga memastikan bahwa kondisi banjir di beberapa kecamatan mulai berangsur surut, termasuk di Bathin VIII, Batang Asai, Cermin Nan Gedang, dan Limun. Namun, pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan di wilayah hilir seperti Sarolangun, Pauh, dan Mandiangin guna mengantisipasi potensi banjir susulan.

Sementara itu, Komandan Kodim 0420/Sarko, Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, mengatakan pihaknya telah mengerahkan personel untuk membantu penanganan di lapangan. Ratusan anggota, termasuk Babinsa dan personel dari batalyon ketahanan pangan, disebar ke sejumlah titik terdampak.

“Mereka membantu proses pembersihan lingkungan, termasuk fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah. Kami juga melakukan pendataan terhadap kerusakan, terutama jembatan yang menjadi akses vital masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, data kerusakan tersebut akan dilaporkan ke komando atas sebagai bahan pertimbangan penanganan lebih lanjut, termasuk perbaikan infrastruktur.

Dari unsur kepolisian, Wakapolres Sarolangun, Kompol Sumarno Berutu, menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan sejak awal kejadian. Ia juga menginstruksikan jajaran di tingkat kecamatan untuk menjaga keamanan lingkungan warga terdampak.

“Kami menekankan kepada personel di lapangan untuk memastikan keamanan harta benda warga serta memberikan rasa aman di tengah situasi bencana,” ujarnya.

Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan instansi terkait diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi pascabencana. Bantuan logistik yang disalurkan pun diharapkan mampu meringankan beban masyarakat yang saat ini masih menghadapi keterbatasan akses akibat dampak banjir.(IKP-KOMINFO)

💝 Berikan Rating Kepuasan Anda