img
Bupati Sarolangun H.Hurmin dan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Tutup TMMD Ke-128 di Sarolangun, Percepat Pembangunan dan Buka Akses Desa
  • BAL
  • May 21, 2026
  • Pengunjung (144)

SAROLANGUN— Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Desa Seko Besar, Kabupaten Sarolangun, Jambi, resmi ditutup pada Rabu (21/5/2026). Program lintas sektoral yang digelar jajaran Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol itu dinilai menjadi langkah strategis mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Upacara penutupan dipimpin langsung Panglima Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayor Jenderal TNI Arief Gajah Mada dengan mengenakan atribut loreng TNI. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri Langsung oleh Bupati Sarolangun H. Hurmin, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Komandan Korem 042/Garuda Putih (Danrem 042/Gapu) Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Ariyanto, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK., M.H, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Sekretaris Daerah Sarolangun Ir. Muhamad Arief, RH.MUM, jajaran Pemerintah Kabupaten Sarolangun, para kepala OPD, Camat Pauh, ASN, pelajar, unsur TNI-Polri, Satpol PP, Damkar, Dishub, Pramuka, insan pers, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Pangdam mengatakan TMMD ke-128 tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter dan penguatan kesadaran sosial masyarakat.

“TMMD hadir sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat. Kita ingin pembangunan infrastruktur berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” kata Arief.

Selama pelaksanaan program, sejumlah pekerjaan fisik berhasil diselesaikan, meliputi pembukaan akses jalan desa, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan sumur bor, serta pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).

Pembukaan jalan di Desa Seko Besar menjadi salah satu sasaran utama karena diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperlancar distribusi hasil pertanian masyarakat.

Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga diisi berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan bahaya narkoba, sosialisasi bahaya judi online, edukasi bela negara, pelayanan kesehatan, serta pembinaan sosial masyarakat.

Menurut Arief, pembangunan desa memerlukan pendekatan menyeluruh agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Kami berharap hasil TMMD ini dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama oleh masyarakat sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa,” ujarnya.

Bupati Sarolangun H Hurmin menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI atas pelaksanaan TMMD di wilayahnya. Ia menilai program tersebut membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan di tengah keterbatasan anggaran daerah.

“Program TMMD sangat membantu pemerintah daerah, khususnya dalam membuka akses wilayah yang selama ini sulit dijangkau masyarakat,” kata Hurmin.

Menurut dia, kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pemerataan pembangunan di kawasan pedesaan.

Pada akhir kegiatan, Pangdam bersama jajaran Forkopimda menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat, termasuk bantuan gizi bagi anak-anak sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting di Kabupaten Sarolangun, melihat proses pencetak KTP Pak Kades Maju, dan Penanaman Pohon Bersama dan Photo Bersama.

TMMD merupakan program terpadu antara TNI, kementerian, pemerintah daerah, dan masyarakat yang dilaksanakan secara berkala guna mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan rakyat.(IKP-KOMINFO)

💝 Berikan Rating Kepuasan Anda