Bupati Hurmin Resmi Buka MTQ XIII Tingkat Bathin VIII, Tekankan Pembinaan Generasi Qurani dan Penguatan Nilai Keagamaan
SAROLANGUN-Pemerintah Kabupaten Sarolangun terus mendorong penguatan karakter religius masyarakat melalui pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Sarolangun, Hurmin, saat membuka secara resmi MTQ ke-XIII Tingkat Kecamatan Bathin VIII yang dipusatkan di Desa Muara Lati, Senin Malam (6/7/2026).
Pembukaan MTQ ke-XIII Tingkat Kecamatan Bathin VIII turut dihadiri Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, anggota DPRD Kabupaten Sarolangun Ade Saputra, Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Ir. Muhammad Arief, Ketua TP PKK Kabupaten Sarolangun Hj. Risha Fitria Hurmin, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sarolangun Lilis Sumiati Arief, Camat Bathin VIII Azrai Abbas, Kepala Desa Muara Lati Ahmad Subli, unsur Forkopimcam, para kepala desa se-Kecamatan Bathin VIII, dewan hakim, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh kafilah peserta MTQ.

Pembukaan MTQ berlangsung meriah dan dihadiri ribuan masyarakat yang memadati arena utama. Kehadiran para peserta dari seluruh desa di Kecamatan Bathin VIII menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat dalam menyemarakkan syiar Islam sekaligus mempererat ukhuwah antarwarga.
Dalam sambutannya, Bupati Hurmin mengajak seluruh masyarakat menjadikan MTQ sebagai momentum memperkuat hubungan dengan Al-Qur'an, bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih prestasi. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan MTQ harus diukur dari meningkatnya kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an serta lahirnya generasi yang mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Mengawali sambutannya, Bupati mengutip kandungan Surah Al-Anfal ayat 2 yang menjelaskan karakter orang-orang beriman. Ia menyampaikan bahwa seorang mukmin akan memiliki hati yang bergetar ketika mengingat Allah SWT, bertambah keimanannya saat mendengar ayat-ayat Al-Qur'an dibacakan, serta senantiasa bertawakal kepada Allah.
"MTQ bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas keimanan kita. Jika ayat-ayat Al-Qur'an dibacakan namun hati kita tidak tersentuh, maka itu menjadi bahan introspeksi bagi diri kita masing-masing," ujar Bupati Hurmin.

Ia menilai penyelenggaraan MTQ memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat yang religius sekaligus menjadi sarana pembinaan qari dan qariah sejak usia dini. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pembinaan yang berkesinambungan agar lahir bibit-bibit unggul dari putra-putri asli Kabupaten Sarolangun yang mampu bersaing pada tingkat yang lebih tinggi.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Bathin VIII, Pemerintah Desa Muara Lati, panitia pelaksana, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen yang telah bekerja sama menyukseskan pelaksanaan MTQ tahun ini.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan MTQ menunjukkan bahwa semangat masyarakat dalam memuliakan Al-Qur'an tetap terjaga meskipun saat ini masyarakat hidup di tengah derasnya perkembangan teknologi informasi dan penggunaan perangkat digital.

Selain membawa dampak spiritual, Bupati menilai MTQ juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan menjadi peluang untuk meningkatkan perputaran ekonomi lokal sekaligus memperkenalkan berbagai produk unggulan Kecamatan Bathin VIII kepada masyarakat.
Ia berharap pada penyelenggaraan MTQ mendatang semakin banyak potensi daerah yang ditampilkan sehingga kegiatan keagamaan tersebut dapat berjalan beriringan dengan pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Di hadapan panitia dan dewan hakim, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme, objektivitas, dan integritas selama proses perlombaan berlangsung agar seluruh peserta memperoleh penilaian yang adil sesuai kemampuan masing-masing.
"Melalui MTQ ini kita berharap lahir generasi Qurani yang bukan hanya memiliki kemampuan membaca Al-Qur'an dengan baik, tetapi juga mampu menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," tegasnya.

Pelaksanaan MTQ ke-XIII Kecamatan Bathin VIII diharapkan menjadi wadah pembinaan tilawah Al-Qur'an yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat sebagai fondasi pembangunan Kabupaten Sarolangun yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.(IKP-KOMINFO)