Bupati Hurmin Pimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Geng Motor, Polres Sarolangun Jadi Leading Sector Perkuat Sinergi Forkopimda Tekan Angka Kriminalitas Tahun 2026
SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan berbagai elemen masyarakat menyatakan perang terhadap keberadaan geng motor yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Strategi Penanggulangan Geng Motor di Wilayah Kabupaten Sarolangun yang digelar di Ruang Pola Utama Kantor Bupati Sarolangun, Selasa Pagi (14/7/2026).
Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Bupati Sarolangun H. Hurmin, S.E. dan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun Ahmad Jani, Ketua Pengadilan Negeri Sarolangun Novarita Manurung, S.H., Kepala Kejaksaan Negeri Sarolangun Taufik, S.H., M.H., Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H., Dandim 0420/Sarko Letkol Inf. Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han., Komandan Batalyon TP 896/Garuda Pesko Mayor Her Alam, M.Tr.Mil., Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Suryadi, S.Pt., Kepala Dinas Pendidikan Drs. H. Arsyad, S.H., M.Pd.I., Ketua PGRI Kabupaten Sarolangun Ali Umar, S.Pd., M.Si., Ketua MUI Kabupaten Sarolangun Dr. H. Mariyadi Syarif, M.Pd.I., Ketua ASPERINDO Kabupaten Sarolangun, perwakilan pemuda, serta sejumlah kepala perangkat daerah dan tamu undangan lainnya.
Rapat tersebut menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam mencegah berkembangnya aktivitas geng motor yang dapat mengancam keselamatan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.
Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama "Menolak Segala Aktivitas Geng Motor di Kabupaten Sarolangun" oleh seluruh unsur Forkopimda, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh agama, organisasi profesi, dan perwakilan pemuda.
Deklarasi tersebut menegaskan kesungguhan seluruh pemangku kepentingan untuk bersatu dalam memberantas segala bentuk aktivitas geng motor yang berpotensi menimbulkan keresahan, tindak kriminal, serta mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Bupati Sarolangun H. Hurmin dalam sambuatannya menegaskan bahwa persoalan geng motor tidak dapat diselesaikan hanya melalui penegakan hukum semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pencegahan sejak dini melalui pembinaan generasi muda, penguatan pendidikan karakter, pengawasan orang tua, serta peran aktif sekolah, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan menjadi kunci utama dalam menekan munculnya kelompok-kelompok yang mengarah pada tindakan kriminal.
"Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, tokoh agama, organisasi masyarakat hingga para pemuda harus bergerak bersama agar Kabupaten Sarolangun tetap menjadi daerah yang aman, nyaman, dan kondusif," tegas Hurmin.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak memberikan ruang bagi berkembangnya aktivitas geng motor maupun bentuk kenakalan remaja yang berpotensi mengarah pada tindak pidana. Menurutnya, langkah preventif melalui edukasi dan pembinaan harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku yang mengganggu ketertiban umum.
Sementara itu, melalui dokumen komitmen yang ditandatangani bersama, seluruh peserta menyatakan penolakan terhadap segala aktivitas geng motor di Kabupaten Sarolangun sebagai bentuk kesungguhan pemerintah dan seluruh lembaga negara dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
Penandatanganan deklarasi tersebut sekaligus menjadi simbol penguatan sinergi antara Forkopimda, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, organisasi profesi, tokoh agama, serta unsur kepemudaan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Sarolangun berharap lahir langkah-langkah strategis yang terintegrasi, mulai dari pencegahan, pembinaan, hingga penindakan terhadap segala bentuk aktivitas geng motor, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman.(IKP-KOMINFO)