Bupati Hurmin Buka Karang Taruna Cup Desa Lidung, Dorong Generasi Muda Jauhi Narkoba dan Judi Online
SAROLANGUN — Bupati Sarolangun H. Hurmin membuka Open Turnamen Sepak Bola Karang Taruna Cup Desa Lidung 2026 di Lapangan Persebali, Desa Lidung, Kecamatan Sarolangun, Jumat (11/9/2026) sore.
Turnamen yang melibatkan puluhan tim dari sejumlah daerah tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang mempererat silaturahmi sekaligus mendorong generasi muda mengisi waktu dengan kegiatan yang positif.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Anggota DPRD Sarolangun M. Fadlan Arafiqi, SE., MH., Kepala Disparpora Sarolangun Suryadi, S.Pt., Kapolsek Sarolangun Iptu Rozalia Saputra, Sekretaris Disparpora Zulhitmi, M.Pd.I., Kabid Olahraga Abi Mas’ud, M.Pd.I., Plt. Ketua Askab PSSI Sarolangun H. Efendi Usman, Manager PTPN IV Bambang, Ketua BPD Desa Lidung Ali Yasak, Ketua Karang Taruna Baidil Imar, Ketua Panitia Pirman Adiputra, serta unsur masyarakat, tokoh pemuda, official, atlet, wasit dan PMI Sarolangun.
Sebanyak 38 tim ambil bagian dalam turnamen tersebut. Pesertanya tidak hanya berasal dari Kabupaten Sarolangun, tetapi juga melibatkan klub dari Kabupaten Merangin sebanyak lima tim dan satu klub dari Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Bupati Hurmin mengapresiasi inisiatif Pemerintah Desa Lidung, Karang Taruna, panitia, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kompetisi tersebut.
Menurutnya, kegiatan olahraga memiliki nilai yang lebih luas dibandingkan sekadar mencari pemenang. Pertandingan sepak bola dapat menjadi sarana membangun persaudaraan dan memperkuat hubungan antarmasyarakat.
“Yang paling penting bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana olahraga ini menjadi sarana silaturahmi, memperkuat persaudaraan dan kebersamaan,” ujar Hurmin.
Ia mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan kompetisi sebagai ruang menunjukkan kemampuan sekaligus menjaga sikap sportif. Tim yang meraih kemenangan diminta tidak berlebihan dalam merayakan hasil, sementara tim yang kalah harus mampu menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.
Hurmin juga menilai kegiatan olahraga seperti Karang Taruna Cup memiliki peran penting dalam memberikan alternatif kegiatan bagi generasi muda.
Di tengah berbagai tantangan sosial, termasuk ancaman penyalahgunaan narkoba dan maraknya judi online, kegiatan positif di tingkat desa dinilai perlu terus diperbanyak.
“Dengan adanya kegiatan positif seperti ini, anak-anak kita bisa memiliki ruang untuk beraktivitas dan terhindar dari hal-hal yang tidak baik seperti narkoba maupun judi online,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Hurmin secara khusus meminta panitia dan tuan rumah menjaga netralitas selama pertandingan berlangsung.
Ia mengingatkan agar penyelenggara tidak memberikan perlakuan khusus kepada tim tertentu hanya karena berstatus sebagai tuan rumah.
Menurutnya, kualitas sebuah turnamen tidak hanya diukur dari suksesnya pelaksanaan, tetapi juga dari kemampuan panitia menjaga pertandingan tetap aman, adil dan sportif.
“Sebagai tuan rumah harus netral. Jangan memaksakan diri untuk menang atau menjadi juara. Biarkan pertandingan berjalan dengan baik dan kita berikan permainan yang cantik kepada masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan kegiatan serupa pada tahun-tahun mendatang selama memberikan dampak positif bagi masyarakat dan generasi muda.
“Kalau kegiatan seperti ini kembali dilaksanakan tahun depan, kami siap mendukung dan membantu,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Lidung Zuhrizal Bakhtiar menyampaikan apresiasi atas dukungan Bupati Sarolangun dan berbagai pihak terhadap pelaksanaan turnamen tersebut.
Menurutnya, penyelenggaraan Karang Taruna Cup menjadi momentum bagi Desa Lidung untuk menunjukkan bahwa masyarakat desa juga mampu menggelar kegiatan berskala besar dengan melibatkan peserta dari luar daerah.
Ia mengatakan keterbatasan geografis tidak seharusnya menjadi alasan bagi masyarakat desa untuk berhenti berkembang dan menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin membuktikan bahwa masyarakat desa juga memiliki gagasan dan semangat untuk maju serta membangun desa menjadi lebih baik,” kata Zuhrizal.
Sebagai tuan rumah, Pemerintah Desa Lidung bersama Karang Taruna dan panitia berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta dan tamu yang datang.
Semangat tersebut dituangkan dalam motto penyambutan yang diusung Desa Lidung, yakni “Datang Bahagia, Pulang Rindu.”
Di sisi lain, Zuhrizal berharap perhatian terhadap pembangunan infrastruktur desa, terutama akses jalan yang menjadi jalur utama masyarakat, juga dapat terus ditingkatkan.
Ia menyebut perbaikan akses jalan menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendukung aktivitas masyarakat dan membuka konektivitas Desa Lidung dengan wilayah lainnya.
Pembukaan turnamen ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Bupati H. Hurmin bersama Anggota DPRD Sarolangun M. Fadlan Arafiqi, SE., MH., Kepala Disparpora Sarolangun Suryadi, S.Pt., dan Kepala Desa Lidung Zuhrizal Bakhtiar.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pertandingan ekshibisi yang mempertemukan All Old Star Persebali melawan 60 pemain SSB Persebali, serta laga antara Tim Askab PSSI Sarolangun melawan Polres Sarolangun.(IKP-KOMINFO)