img
“Bersinergi Lindungi Generasi, Ketua TP PKK dan Organisasi Wanita Sarolangun Perkuat Perlindungan Anak Melalui Kegiatan Sosialisasi di Era Digital ”
  • BAL
  • September 14, 2026
  • Pengunjung (31)

SAROLANGUN – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sarolangun terus memperkuat kapasitas lembaga penyedia layanan perlindungan perempuan dan anak sebagai bagian dari upaya membangun sistem perlindungan yang semakin responsif terhadap tantangan di era digital.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penguatan Kerja Sama Antar-Lembaga dan Peningkatan Kualitas Keluarga serta Peningkatan Kapasitas Lembaga Penyedia Layanan Perlindungan Perempuan, yang dirangkaikan dengan pelatihan pencatatan, pelaporan dan manajemen kasus dalam integrasi layanan perlindungan anak di dunia digital.

Kegiatan berlangsung di Aula Serumpun Pseko, Gedung Bappeda Kabupaten Sarolangun, Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Sarolangun Ny. Risha Fitria Hurmin, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sarolangun Ny. Ratna Shafira Nafitri Gerry, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sarolangun Ny. Lilis Sumiyati Arief.

Turut hadir Kepala DP3A Kabupaten Sarolangun Yudis Kenromora, S.STP., M.H., bersama jajaran dan para peserta dari lembaga penyedia layanan perlindungan perempuan dan anak.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan sejumlah materi, antara lain Pertolongan Pertama Psikologis bagi Korban Kekerasan pada Perempuan yang disampaikan Psikolog Nova Rinci Astusi, M.Psi., materi lainnya oleh Drs. Agus Santoso, M.E., pengenalan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) oleh Sutiman, S.E., serta materi mengenai Bahaya Media Sosial bagi Perempuan yang disampaikan oleh Ipda Heri Liswanto, S.H., M.H., yang dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.

Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemampuan lembaga layanan dalam menangani berbagai persoalan yang berkaitan dengan perempuan dan anak, khususnya yang semakin kompleks di tengah perkembangan teknologi informasi.

Kemajuan dunia digital memberikan manfaat besar bagi masyarakat, namun pada saat yang sama juga menghadirkan tantangan baru terhadap perlindungan anak. Berbagai bentuk kekerasan, perundungan, eksploitasi, hingga penyalahgunaan ruang digital dapat terjadi dan membutuhkan penanganan yang cepat, tepat serta terintegrasi.

Karena itu, kemampuan melakukan pencatatan dan pelaporan kasus secara baik, disertai manajemen kasus yang terukur, menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan korban memperoleh layanan dan pendampingan sesuai kebutuhan.

Penguatan kerja sama antar-lembaga juga diperlukan agar penanganan kasus tidak berjalan sendiri-sendiri. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga layanan, keluarga dan unsur terkait menjadi fondasi dalam menciptakan mekanisme perlindungan perempuan dan anak yang lebih efektif.

Dalam konteks tersebut, peningkatan kualitas keluarga turut menjadi perhatian. Keluarga memiliki posisi strategis sebagai lingkungan pertama dan utama dalam memberikan perlindungan, pendampingan serta edukasi kepada anak, termasuk dalam penggunaan teknologi dan media digital secara aman dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, DP3A Kabupaten Sarolangun mendorong terbentuknya lembaga layanan yang semakin profesional, memiliki kemampuan dalam pengelolaan kasus, serta mampu membangun koordinasi yang kuat dalam memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak.

Penguatan kapasitas tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan ketika terjadi kasus, tetapi juga memperkuat langkah-langkah pencegahan sehingga lingkungan keluarga dan masyarakat semakin aman bagi tumbuh kembang anak.

Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui DP3A juga menempatkan kolaborasi sebagai bagian penting dalam mewujudkan perlindungan perempuan dan anak yang berkelanjutan.

Dengan meningkatnya kapasitas lembaga penyedia layanan, kualitas pencatatan dan pelaporan, serta penguatan manajemen kasus, sistem perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Sarolangun diharapkan semakin terintegrasi dan mampu menjawab tantangan perlindungan di tengah perkembangan dunia digital.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membangun keluarga yang berkualitas dan menciptakan lingkungan yang aman, ramah serta mendukung tumbuh kembang anak menuju Sarolangun Maju.(IKP-KOMINFO)

💝 Berikan Rating Kepuasan Anda