Wabup Gerry Trisatwika Ikuti Bimtek ASWAKADA, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
SAROLANGUN– Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, S.E., mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Asosiasi Wakil Kepala Daerah Indonesia (ASWAKADA) bertajuk "Penguatan ASWAKADA sebagai Mitra Strategis Pemerintah Daerah dalam Tata Kelola, Advokasi Kebijakan, dan Sinergi Pembangunan Nasional" yang diselenggarakan pada 22–24 Juli 2026 di Planet Holiday Hotel & Residence, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi para wakil kepala daerah se-Indonesia dalam memperkuat peran dan kapasitas kepemimpinan daerah di tengah dinamika pembangunan nasional. ASWAKADA hadir sebagai wadah kolaborasi yang menjembatani sinkronisasi kebijakan pemerintah pusat dan implementasinya di daerah melalui penguatan tata kelola pemerintahan, advokasi kebijakan, serta sinergi pembangunan yang berkelanjutan.
Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika hadir didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sarolangun, Ny. Ratna Shafira Nafitri Gerry. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., bersama para wakil kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Indonesia.

Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat dengan diawali sambutan Ketua ASWAKADA yang juga Wakil Wali Kota Surabaya, Ir. H. Armuji, S.H., yang menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan ASWAKADA sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Bursah Zarnubi yang juga menjabat sebagai Bupati Lahat. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam mengakselerasi pembangunan serta pelayanan publik yang berkualitas di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI, Dr. H. Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, S.H., M.H., secara resmi membuka pelaksanaan Bimbingan Teknis ASWAKADA. Ia menyampaikan bahwa peran wakil kepala daerah memiliki posisi strategis dalam mendukung efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah, terlebih dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Rangkaian Bimbingan Teknis menghadirkan sejumlah narasumber dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang membahas berbagai isu strategis pemerintahan daerah.
Pada sesi pertama, peserta mendapatkan materi bertajuk "Penguatan Posisi Strategis Wakil Kepala Daerah dalam Sistem Pemerintahan Daerah: Arah Baru Tata Kelola Politik dan Relevansinya dalam Revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014" yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri RI. Materi ini mengupas secara komprehensif arah kebijakan penguatan peran wakil kepala daerah dalam sistem pemerintahan daerah yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan regulasi nasional.
Selanjutnya, pada sesi kedua, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI menyampaikan materi mengenai "Optimalisasi Fungsi Wakil Kepala Daerah dan Keuangan Daerah: Strategi Percepatan Penyerapan Anggaran". Pembahasan difokuskan pada upaya peningkatan efektivitas pengelolaan keuangan daerah melalui percepatan realisasi anggaran yang tepat sasaran, akuntabel, dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Adapun pada sesi ketiga, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri RI memaparkan materi "Penguatan Kelembagaan, Tata Kelola, dan SDM ASWAKADA sebagai Mitra Strategis Pemerintah dalam Merumuskan Kebijakan dan Regulasi Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045". Materi tersebut menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia dan kelembagaan ASWAKADA sebagai bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan yang kolaboratif dan inovatif.
Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam Bimbingan Teknis ASWAKADA menjadi sarana yang sangat penting untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan daerah serta memperluas jejaring kolaborasi antarpemerintah daerah dalam mendukung pembangunan nasional.
Menurutnya, berbagai materi yang disampaikan akan menjadi referensi strategis dalam mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi wakil kepala daerah, khususnya dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang partisipatif, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

"Melalui forum ini, kami mendapatkan banyak perspektif dan penguatan terkait posisi strategis wakil kepala daerah dalam mendukung keberhasilan pembangunan. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci untuk menghadirkan kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata," ujarnya.
Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam Bimbingan Teknis ASWAKADA ini juga menjadi bentuk komitmen dalam mewujudkan pemerintahan daerah yang adaptif, kolaboratif, dan inovatif sejalan dengan visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045 serta cita-cita mewujudkan Kabupaten Sarolangun yang MAJU.(IKP-KOMINFO)