Peringatan Harganas ke-32 di Sarolangun, Sekda Muhammad Arief Tekankan Peran Ayah Hadapi Tantangan Era Digital
SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun menggelar Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Tahun 2026 yang berlangsung khidmat dengan Tema Ayah Wajib Hadir di Lapangan Gunung Kembang, Kompleks Perkantoran Bupati Sarolangun, Senin (29/6/2026).
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sarolangun, Ir. Muhammad Arief, yang bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Republik Indonesia, Dr. Wihaji.

Acara ini dihadiri oleh Seluruh Jajaran Asisten, Staff Ahli Bupati, Kepala OPD pemkab Sarolangun, Eselon III, Para ASN (PNS dan PPPK) serta seluruh jajaran Staff dan Pegawai di lingkungan pemkab sarolangun.
Peringatan Harganas tahun ini menjadi momentum penting untuk kembali memperkuat peran keluarga sebagai pondasi utama pembangunan bangsa di tengah perubahan zaman yang berlangsung sangat cepat.

Dalam amanat Menteri yang dibacakan Sekda, disampaikan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter, menanamkan nilai kehidupan, serta mempersiapkan generasi yang tangguh menghadapi tantangan global.
Menteri Wihaji menegaskan bahwa saat ini masyarakat menghadapi tantangan era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity), yakni kondisi dunia yang penuh perubahan, ketidakpastian, kompleksitas, serta dinamika perkembangan teknologi digital yang bergerak sangat cepat.
Di tengah kondisi tersebut, keluarga dinilai memiliki peran strategis sebagai tempat pertama dalam membangun ketahanan sosial, memperkuat pendidikan karakter, serta menciptakan generasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Pembangunan keluarga menjadi investasi jangka panjang bangsa. Keluarga yang kuat akan melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu menghadapi tantangan masa depan,” demikian kutipan sambutan Menteri yang dibacakan Sekda.
Lebih lanjut disampaikan bahwa keluarga tidak hanya berfungsi sebagai tempat tumbuh dan berkembang, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran nilai-nilai moral, etika, budaya, serta penguatan literasi digital bagi anak-anak.
Pemerintah juga terus mendorong penguatan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana sebagai langkah strategis dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing.

Upacara peringatan Harganas ke-32 di Kabupaten Sarolangun turut dihadiri jajaran kepala OPD, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, unsur Forkopimda, organisasi perempuan, serta berbagai elemen masyarakat.
Melalui peringatan Harganas tahun ini, Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat fungsi keluarga sebagai pusat pendidikan pertama dan utama guna mewujudkan keluarga yang harmonis, mandiri, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.(IKP-KOMINFO)