Ketua TP PKK Sarolangun Hadiri HKG PKK ke-54 Tahun 2026 dan HUT Dekranas di Makassar, Perkuat Pemberdayaan UMKM Daerah
SAROLANGUN– Kabupaten Sarolangun turut mengambil bagian dalam rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang digelar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (10/7/2026).
Keikutsertaan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam mendukung pemberdayaan keluarga, penguatan ekonomi kreatif, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Delegasi Kabupaten Sarolangun dipimpin Ketua Dekranasda Kabupaten Sarolangun sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Sarolangun, Ny.Risha Fitria Hurmin, yang hadir bersama Ketua GOW Kabupaten Sarolangun Ny.Ratna Syafira Gerry serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sarolangun Ny.Lilis Sumiati Arief. Kehadiran jajaran organisasi perempuan tersebut mempertegas dukungan Sarolangun terhadap berbagai program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi PKK dan Dekranas.
Puncak peringatan HUT Dekranas ke-46 berlangsung di Trans Studio Mall Makassar dan dihadiri Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming Raka, yang tampil mengenakan busana adat Baju Bodo khas Bugis-Makassar berwarna merah muda sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal. Kegiatan tersebut diikuti pengurus PKK dan Dekranas dari seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia, serta dihadiri anggota Seruni Kabinet Merah Putih.
Momentum nasional ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarorganisasi perempuan, tetapi juga wadah strategis untuk memperkuat sinergi dalam mendorong kemajuan industri kerajinan nasional. Berbagai produk unggulan daerah ditampilkan dalam pameran, mulai dari wastra nusantara, kriya, aksesori, hingga produk kuliner dan kopi lokal yang menjadi identitas masing-masing daerah.

Ketua Dekranasda Kabupaten Sarolangun, Risha Fitria, menilai kegiatan tersebut memberikan ruang yang luas bagi daerah untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif sekaligus memperluas jejaring pemasaran produk UMKM.
"Forum seperti ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk saling belajar, memperluas jaringan, sekaligus mempromosikan produk-produk unggulan daerah agar semakin dikenal di tingkat nasional. Kami berharap pelaku UMKM dan perajin di Kabupaten Sarolangun dapat terus meningkatkan kualitas produk sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas," ujarnya.
Selain menghadiri puncak HUT Dekranas, rangkaian kegiatan juga akan dilanjutkan dengan pelaksanaan Jalan Sehat Anti Mager pada Sabtu (11/7/2026) serta puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 yang dihadiri peserta dari seluruh Indonesia.
Penyelenggaraan dua agenda nasional tersebut diperkirakan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Provinsi Sulawesi Selatan. Sekitar 10 ribu peserta beserta pendamping diproyeksikan menghadirkan perputaran ekonomi mencapai Rp100 miliar selama pelaksanaan kegiatan.

Nilai ekonomi tersebut berasal dari aktivitas belanja peserta di berbagai sektor, seperti akomodasi, transportasi, konsumsi, perdagangan, hingga jasa. Dampak positif itu sekaligus menjadi bukti bahwa kegiatan organisasi berskala nasional tidak hanya memperkuat kolaborasi antardaerah, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.
Bagi Kabupaten Sarolangun, keikutsertaan dalam HKG PKK ke-54 dan HUT Dekranas ke-46 menjadi bagian dari upaya memperkuat eksistensi daerah dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Melalui Dekranasda dan TP PKK, Pemerintah Kabupaten Sarolangun terus mendorong lahirnya produk-produk unggulan yang memiliki daya saing, bernilai tambah, serta mampu membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para perajin dan pelaku UMKM.(IKP-KOMINFO)