img
Gebrakan Baru! Program UMKM Maju Diluncurkan, Ribuan Pelaku Usaha Siap Naik Kelas
  • BOB
  • June 24, 2026
  • Pengunjung (41)

SAROLANGUN - Bupati Sarolangun H. Hurmin resmi meluncurkan Program UMKM Maju sekaligus membuka kegiatan Sinkronisasi Pelaksanaan Pemberdayaan Industri dalam rangka mewujudkan Sarolangun Maju 2025-2030, Rabu (24/06/2026), di Aula Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kopurindag) Kabupaten Sarolangun.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Dekranasda Kabupaten Sarolangun Ny. Hj Risha Fitria Hurmin, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Asisten II Ir Dedy Hendry, M.Si, Plt Kadis Kopurindag Bustra Desman, SE, MM, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag, Ketua DWP Sarolangun Ny Lilis Sumiati Arief, narasumber dari Dinas Kopurindag Provinsi Jambi, jajaran OPD, perbankan, camat se-Kabupaten Sarolangun, serta puluhan pelaku UMKM.

Peluncuran Program UMKM Maju ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Hurmin didampingi Ketua Dekranasda Ny Hj Risha Fitria beserta jajaran terkait sebagai simbol dimulainya gerakan penguatan UMKM di Kabupaten Sarolangun.

Dalam sambutannya, Bupati Hurmin menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi kemiskinan, dan menggerakkan ekonomi hingga ke pelosok desa.

“Di tengah tantangan ekonomi global dan perkembangan perdagangan digital, pelaku UMKM harus lebih inovatif, adaptif, dan kompetitif. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sarolangun menghadirkan Program UMKM Maju sebagai bentuk komitmen nyata untuk mendorong transformasi dan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah,” ujarnya.

Hurmin menjelaskan, Program UMKM Maju akan difokuskan pada lima agenda strategis, yakni peningkatan kapasitas sumber daya manusia pelaku usaha, perluasan akses pembiayaan melalui sinergi dengan perbankan, percepatan digitalisasi UMKM, penguatan akses pasar dan promosi produk lokal, serta penguatan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan.

Menurut data Dinas Kopurindag Sarolangun, saat ini terdapat sekitar 3.946 UMKM yang telah memiliki legalitas usaha dan aktif menjalankan kegiatan ekonomi di berbagai sektor. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa UMKM menjadi salah satu pilar utama penggerak ekonomi daerah.

Berbagai produk unggulan Sarolangun yang memiliki potensi besar untuk berkembang antara lain kopi khas Batang Asai, aneka makanan dan minuman olahan lokal, kerajinan tangan, produk ekonomi kreatif, kuliner tradisional, hingga produk fesyen dan kerajinan yang telah dipromosikan di tingkat provinsi maupun nasional.

“Potensi ini harus terus kita dorong agar mampu menembus pasar yang lebih luas, tidak hanya di tingkat daerah dan provinsi, tetapi juga pasar nasional bahkan internasional,” kata Hurmin.

Melalui Program UMKM Maju, Pemerintah Kabupaten Sarolangun menargetkan lahirnya UMKM yang lebih modern, berbasis digital, memiliki legalitas usaha yang lengkap, serta mampu menjadi bagian dari rantai pasok industri dan perdagangan yang lebih luas.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Hurmin juga menyerahkan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) kepada sejumlah pelaku UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap perlindungan dan pengembangan produk lokal.

Mengakhiri sambutannya, Hurmin mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai dan menggunakan produk-produk UMKM lokal sebagai upaya bersama meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian daerah.

“Ketika kita membeli produk UMKM daerah sendiri, sesungguhnya kita sedang membantu saudara dan masyarakat kita agar usahanya semakin maju. Mari bersama-sama mendukung UMKM Maju untuk Kabupaten Sarolangun yang kita cintai,” pungkasnya. (IKP-KOMINFO)

💝 Berikan Rating Kepuasan Anda