img
Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahap II Kabupaten Sarolangun Tahun 2024 Resmi Dibuka
  • BOB
  • November 28, 2024
  • Pengunjung (585)

SAROLANGUN - Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahap II Tahun 2024 pada Kamis (28/11/2024) di Aula Bappeda Sarolangun. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Penjabat Bupati Sarolangun, Dr. Bahri, S.STP, M.Si, dan dihadiri Ketua TP PKK Sarolangun Ny. Yosi Rena Bahri, Pj Sekda Ir. Dedy Hendry, Plt Kepala DPPKB Afrizal, para camat, lurah, kepala desa, dan perwakilan OPD terkait.

Dalam arahannya, Bahri menekankan pentingnya pendekatan holistik, integratif, dan berkualitas dalam menurunkan angka stunting. Pendekatan ini dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, desa/kelurahan, dan pemangku kepentingan. Berdasarkan Perpres Nomor 72 Tahun 2021 dan Peraturan BKKBN RI Nomor 12 Tahun 2021, audit kasus stunting menjadi salah satu kegiatan prioritas dalam percepatan penanganan stunting.

"Audit ini bertujuan memetakan risiko penyebab stunting dan menghasilkan rekomendasi yang konkret untuk penanganan," ungkap Bahri.

Bahri mengapresiasi kinerja yang telah dicapai oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting. Berdasarkan data:

- Tahun 2021: 21,4% (SSGBI)

- Tahun 2022: 16,8% (SSGBI)

- Tahun 2023: 4,8% (Survei Kesehatan Indonesia)

Pada tahun 2024 periode Agustus, angka stunting turun menjadi 3,28%, menunjukkan penurunan sebesar 0,85% dibandingkan tahun sebelumnya.

Bahri menegaskan pentingnya intervensi dari hulu ke hilir, termasuk pada fase pra-kehamilan, remaja, dan calon pengantin. Penanganan dilakukan secara multisektor melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, masyarakat, dan media.

"Strategi kami adalah menjaga angka stunting tetap di bawah 5% serta memastikan tidak ada kasus serupa terulang," jelas Bahri.

Melalui diseminasi audit ini, Pemkab Sarolangun berkomitmen memperkuat sinergi antar sektor guna mempertahankan angka stunting pada tingkat minimal.

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahap II Tahun 2024 resmi saya buka," tutup Bahri. (IKP-KOMINFO)

💝 Berikan Rating Kepuasan Anda