img
Bupati Hurmin Buka Rakor dan Bimtek PPL dengan BRMP Jambi Pacu Kemajuan Modernisasi Pertanian di Sarolangun
  • BAL
  • August 10, 2026
  • Pengunjung (89)

SAROLANGUN– Pemerintah Kabupaten Sarolangun memperkuat kapasitas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sebagai ujung tombak pendampingan petani. Upaya itu dilakukan melalui rapat koordinasi dan bimbingan teknis PPL se-Kabupaten Sarolangun bersama Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Provinsi Jambi, Senin Pagi (10/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pola Utama Kantor Bupati Sarolangun tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sarolangun H. Hurmin. Forum itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menyamakan arah program penyuluhan sekaligus meningkatkan kemampuan tenaga pendamping petani dalam menghadapi perkembangan teknologi pertanian.

Sejumlah pejabat terkait hadir dalam agenda tersebut, di antaranya Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Asisten dan Staff Ahli Bupati,  Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Dulmuin, S.P, Kepala Dinas Ketahanan Pangan EFPRIANTO, S.Pd., M.Pd, serta Direktur Wilayah BRMP Jambi Yunimar. Perwakilan dari Balai Pengawasan dan Pengujian Mutu juga turut mengikuti kegiatan.

Bupati Sarolangun menilai keberadaan penyuluh memiliki posisi penting dalam menentukan keberhasilan program pembangunan pertanian. Penyuluh tidak hanya bertugas menyampaikan informasi kepada petani, tetapi juga diharapkan mampu menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah, inovasi teknologi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Karena itu, peningkatan kompetensi PPL dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan. Penyuluh dituntut memahami perkembangan metode budidaya, teknologi pertanian serta berbagai inovasi yang dapat diterapkan sesuai kondisi wilayah dan kebutuhan petani.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada BRMP Provinsi Jambi dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan rakor dan bimtek. Menurut dia, kerja sama lintas instansi diperlukan agar program pembangunan pertanian di Sarolangun tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Penyuluh harus terus meningkatkan kapasitas, inovasi, dan kemampuan dalam mendampingi petani,” ujar Bupati Hurmin dalam sambutannya.

Kolaborasi Pemkab Sarolangun dengan BRMP Provinsi Jambi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan koordinasi dan pelatihan. Kerja sama tersebut diarahkan pada penerapan teknologi pertanian yang lebih modern di tingkat petani, sehingga produktivitas komoditas pertanian dapat ditingkatkan.

Peningkatan produktivitas pada akhirnya diharapkan berdampak terhadap pendapatan dan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian.

Bagi Pemerintah Kabupaten Sarolangun, penguatan sumber daya manusia penyuluh menjadi salah satu bagian penting dalam menghadapi tantangan pembangunan pertanian. Penyuluh yang memiliki pengetahuan dan kemampuan memadai diharapkan mampu memberikan solusi yang lebih tepat bagi persoalan yang dihadapi petani di masing-masing wilayah.

Melalui forum tersebut, pemerintah daerah juga mendorong agar penyuluh semakin aktif mengawal penerapan inovasi di lapangan. Dengan demikian, modernisasi pertanian tidak sebatas menjadi program di tingkat pemerintah, tetapi dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat tani.

Pemkab Sarolangun berharap sinergi dengan BRMP Provinsi Jambi dapat terus diperkuat untuk mendukung terwujudnya sektor pertanian yang produktif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu meningkatkan kesejahteraan petani.(IKP-KOMINFO)

💝 Berikan Rating Kepuasan Anda