img
Banjir sebagai Tantangan Lingkungan dan Upaya Penanggulangannya
  • MI2
  • January 27, 2026
  • Pengunjung (109)

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Banjir terjadi ketika aliran air meluap dan menggenangi daratan yang seharusnya kering, akibat curah hujan tinggi, kapasitas drainase yang tidak memadai, penyempitan sungai, serta menurunnya daya serap tanah. Bencana ini tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga berdampak pada kesehatan, keselamatan, dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat.

Faktor penyebab banjir bersifat kompleks dan saling berkaitan. Selain faktor alam seperti intensitas hujan yang tinggi dan kondisi geografis wilayah, aktivitas manusia juga berkontribusi besar terhadap meningkatnya risiko banjir. Alih fungsi lahan, penebangan hutan, pembangunan yang tidak memperhatikan tata ruang, serta kebiasaan membuang sampah sembarangan dapat menghambat aliran air dan memperparah genangan.

Dampak banjir sangat luas, mulai dari kerusakan permukiman dan infrastruktur, terganggunya layanan publik, hingga meningkatnya risiko penyakit seperti diare, leptospirosis, dan infeksi kulit. Banjir juga dapat menghambat aktivitas ekonomi masyarakat serta mengganggu proses pendidikan dan pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, penanggulangan banjir menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan masyarakat dan pembangunan daerah.

Upaya pengendalian dan penanggulangan banjir perlu dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. Pemerintah daerah berperan penting melalui perencanaan tata ruang yang baik, pembangunan dan pemeliharaan sistem drainase, normalisasi sungai, serta penguatan sistem peringatan dini. Selain itu, pelestarian lingkungan seperti menjaga kawasan resapan air, reboisasi, dan pengelolaan sampah yang baik menjadi langkah strategis dalam mengurangi risiko banjir.

Partisipasi aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan banjir. Kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah ke sungai, serta mendukung program pemerintah di bidang lingkungan dan kebencanaan akan memberikan dampak positif yang signifikan. Edukasi dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi banjir juga penting untuk meminimalkan risiko dan kerugian.

Penanggulangan banjir bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan sinergi dan komitmen yang kuat, risiko banjir dapat dikurangi sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Sumber Referensi

  1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

  2. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pedoman Penanggulangan Banjir.

  3. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. Pengelolaan Drainase dan Pengendalian Banjir.

  4. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Pengelolaan Lingkungan dan Mitigasi Bencana.

  5. World Meteorological Organization (WMO). Flood Risk Management and Climate Adaptation.

💝 Berikan Rating Kepuasan Anda