Pemkab Sarolangun Kembali Gelar Operasi Pangan Strategis

  • Senin, 26 September 2022
  • BOB
Pemkab Sarolangun Kembali Gelar Operasi Pangan Strategis

SAROLANGUN - Pemerintah Kabupaten Sarolangun kembali menggelar operasi pangan strategis dalam rangka menekan angka inflasi daerah, Senin (26/09/2022).

Sebelumnya di laksanakan di Laman Basamo Sriwijaya Sarolangun, kali ini digelar di lapangan Pondopo komplek Perkantoran Bupati Sarolangun.

Kegiatan tersebut dihadiri, Penjabat Bupati Sarolangun Henrizal, S.Pt, Asisten II Setda Sarolangun H. Deshendri, SH, Kepala Bagian Biro Ekonomi Provinsi Jambi, Kadis TPHP Sarolangun Ir. Dedi Hendri, M.Si, Kadis Kopperindag Trianto, S.Ip, ME, Danramil 420-04 Sarolangun Mayor Abdul Aziz, serta jajaran OPD lainnya.

Dalam operasi pangan strategis ini, Pemerintah Kabupaten Sarolangun bekerja sama dengan Bulog Sarko, dengan menjual beras medium ukuran 5 kg sebesar Rp 44.000,- Minyak Goreng Rp 12.500,- per liter, dan Cabe Merah sebesar Rp 45.000, per kg.

Dari pantauan dilapangan, Masyarakat Sarolangun dan jajaran pegawai baik Tenaga Kontrak Daerah (TKD), Pekerja Harian lepas (PHL) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun memadati lokasi untuk membeli bahan pokok tersebut.

“Kegiatan ini adalah kali kedua dilaksanakan oleh tim TPID Sarolangun melaksanakan operasi pangan startegis dalam rangka pengendalian harga yang ikut berkontribusi besar dalam peningkatan angka inflasi daerah,” kata Penjabat Bupati Sarolangun Henrizal kepada awak media.

Henrizal juga menambahkan bahwa untuk cabe merah yang di jual oleh tim ini merupakan hasil panen dari para petani di wilayah Kabupaten Sarolangun.

Bahwa ada seluas 23 hektar lahan tanaman cabe yang dibina langsung oleh Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP).

“Ada Diwilayah kecamatan Sarolangun, kecamatan Pelawan dan kecamatan singkut. Kami harapkan kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang ada di wilayah kecamatan Sarolangun, begitu juga dengan jajaran PNS dan tenaga honorer, dan pekerja harian lepas, dan alhamdulillah saat ini harga cabe dapat dikendalikan,” katanya. (*)

  • Senin, 26 September 2022 - 08:13:37 WIB
  • BOB

Berita Terkait Lainnya