Pemkab Sarolangun dan Desa Lubuk Sayak Raih Juara I Jamsostek Award 2026 Tingkat Kabupaten Kota dan Desa di Provinsi Jambi : Bukti Komitmen Lindungi Pekerja!
SAROLANGUN— Komitmen Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat berbuah prestasi. Sarolangun berhasil meraih Juara I kategori Kabupaten/Kota pada Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) Award 2026 Tingkat Provinsi Jambi, mengungguli Kota Jambi dan sejumlah kabupaten/kota lainnya di Provinsi Jambi.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka Penganugerahan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek Award) Tahun 2026 Tingkat Provinsi Jambi, yang digelar di Ballroom Gedung Mahligai Bank 9 Jambi Lantai 2, Kota Jambi, Rabu (7/10/2026).

Penganugerahan dihadiri langsung Gubernur Jambi Al Haris, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel Kuncoro Budi Winarno, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi.
Dari Sarolangun Hadir Bupati Secara Langsung H.Hurmin, Kepala Dinas Nakertrans Kab.Sarolangun H. Juddin, S.Ag, M.Pd I, Kepala Bappeda Sarolangun Ali Umar, Kepala Dinas DPTSP Sarolangun Sahrudin, S.E., M.M, Kepala Desa Lubuk Sayak Ade Putra serta Jajaran Pemkab Sarolangun dan BPJS Kab.Sarolangun lainnya.

Capaian tersebut menjadi bukti keseriusan Pemkab Sarolangun dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja, khususnya masyarakat yang berada pada kelompok rentan. Program jaminan sosial ketenagakerjaan dinilai tidak hanya menjadi instrumen perlindungan saat pekerja menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun kematian, tetapi juga bagian penting dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jambi Al Haris mengatakan bahwa dalam lima tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Jambi bersama pemerintah kabupaten dan kota terus memberikan dukungan anggaran untuk memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut juga tidak terlepas dari dukungan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Namun, Al Haris menegaskan bahwa substansi utama dari program jaminan sosial ketenagakerjaan bukanlah sekadar mengejar penghargaan atau menjadi juara.
“Yang paling penting bukan penghargaan atau siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana pemerintah hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat yang berada dalam kondisi rentan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Bagi Kabupaten Sarolangun, penghargaan sebagai juara pertama menjadi momentum untuk terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan semakin banyak pekerja mendapatkan perlindungan jaminan sosial.
Bupati Sarolangun H. Hurmin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan atas sinergi dan dukungan yang selama ini diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

Menurut Hurmin, penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan sosial kepada masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPJS Ketenagakerjaan atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat dan para pekerja di Kabupaten Sarolangun,” ujar Hurmin.
Ia menegaskan, Pemkab Sarolangun akan terus mendorong berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Sarolangun Maju.
“Penghargaan ini bukan tujuan akhir. Ini menjadi motivasi untuk terus bekerja, memperkuat pelayanan dan memastikan masyarakat, khususnya para pekerja, mendapatkan perlindungan jaminan sosial. Semangat ini sejalan dengan komitmen kita untuk mewujudkan Sarolangun Maju,” tegasnya.
Prestasi Sarolangun pada Jamsostek Award 2026 tidak hanya datang dari tingkat pemerintah kabupaten. Desa Lubuk Sayak, Kabupaten Sarolangun, juga berhasil meraih peringkat pertama kategori Pemerintah Desa dalam ajang Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Jambi.

Capaian tersebut semakin menegaskan komitmen Kabupaten Sarolangun dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan hingga ke tingkat pemerintahan desa. Keberhasilan Pemkab Sarolangun dan Desa Lubuk Sayak meraih peringkat pertama pada kategori masing-masing menjadi gambaran bahwa upaya perlindungan pekerja tidak hanya menjadi perhatian pemerintah daerah, tetapi juga telah bergerak hingga ke tingkat desa.
Dengan raihan tersebut, Kabupaten Sarolangun mencatat dua prestasi sekaligus dalam Jamsostek Award 2026, yakni Juara I kategori Kabupaten/Kota melalui Pemerintah Kabupaten Sarolangun dan Juara I kategori Pemerintah Desa melalui Desa Lubuk Sayak.
Dua penghargaan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Kabupaten Sarolangun untuk mempertahankan komitmen perlindungan sosial dan memastikan semakin banyak pekerja, termasuk pekerja di tingkat desa dan kelompok masyarakat rentan, memperoleh jaminan sosial ketenagakerjaan.

Prestasi tersebut sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Sarolangun sebagai salah satu daerah yang memiliki komitmen kuat dalam pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Provinsi Jambi.
Ke depan, Pemkab Sarolangun berkomitmen mempertahankan capaian tersebut sekaligus memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga semakin banyak pekerja terlindungi dan dapat bekerja dengan rasa aman.
Penghargaan Jamsostek Award 2026 pun menjadi lebih dari sekadar capaian administratif. Bagi Sarolangun, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan negara di tengah masyarakat melalui perlindungan sosial yang nyata.(IKP-KOMINFO)