MTQ ke-14 Kecamatan Air Hitam Resmi Dibuka, Bupati Hurmin Tekankan Al-Qur’an sebagai Pedoman dan Penggerak Ekonomi Umat
SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat melalui pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-14 tingkat Kecamatan Air Hitam yang digelar di Desa Mentawa Ulu, Senin malam (21/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Sarolangun H. Hurmin melalui prosesi pemukulan bedug, didampingi Wakil Bupati, unsur Forkopimda, DPRD, Kementerian Agama, LPTQ, Camat Air Hitam, para kepala desa, tokoh agama, serta ratusan peserta kafilah dari seluruh desa se-Kecamatan Air Hitam.
Suasana pembukaan berlangsung khidmat namun tetap semarak, menandai antusiasme masyarakat dalam menyambut ajang syiar Islam tingkat kecamatan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Hurmin menekankan bahwa Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang harus senantiasa dijadikan rujukan dalam setiap aspek kehidupan, terlebih di era digital saat ini yang penuh dengan perubahan cepat.
Ia mengingatkan bahwa kemudahan akses terhadap Al-Qur’an pada masa kini harus dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalau dahulu Al-Qur’an ditulis dan dikumpulkan melalui proses panjang, hari ini kita sudah dimudahkan dengan teknologi. Maka yang dibutuhkan adalah kemauan untuk belajar dan mengamalkannya,” ujar Bupati.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa semangat “Iqra” tidak hanya dimaknai sebagai membaca teks suci, tetapi juga kemampuan membaca realitas sosial, perkembangan zaman, serta tantangan kehidupan modern.
Menurutnya, masyarakat yang mampu beradaptasi dengan perubahan akan lebih siap menghadapi dinamika pembangunan, termasuk dalam pemanfaatan teknologi untuk memperkuat aktivitas keagamaan dan ekonomi.
Bupati juga menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan harus menjadi sarana pembinaan generasi Qur’ani yang berkelanjutan serta penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

“MTQ ini bukan sekadar lomba, tetapi wadah pembinaan, syiar Islam, dan ruang lahirnya generasi yang mencintai Al-Qur’an,” tegasnya.
Selain aspek keagamaan, Bupati Hurmin turut menyoroti pentingnya dampak ekonomi dari pelaksanaan MTQ. Ia meminta agar kegiatan ini dapat memberi ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk tumbuh dan bergerak, sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran yang tetap mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya profesionalitas dewan hakim serta panitia pelaksana sebagai bagian dari persiapan menuju MTQ tingkat kabupaten. Selain itu, ia mendorong keterlibatan putra-putri daerah dalam setiap cabang perlombaan agar pembinaan berjalan lebih optimal.
“MTQ harus menjadi ruang lahirnya qari dan qariah dari daerah sendiri, yang dibina dan dipersiapkan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Di akhir sambutan, Bupati Hurmin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya Pemerintah Kecamatan Air Hitam, APDESI, serta Desa Mentawa Ulu selaku tuan rumah yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, MTQ ke-14 tingkat Kecamatan Air Hitam Tahun 2026 resmi dibuka.(IKP-KOMINFO)