Jaga Ketersediaan BBM di Sarolangun, Wabup Gerry Trisatwika Turun Langsung Koordinasi dengan Pertamina di TBBM Lubuk Linggau
SAROLANGUN — Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengambil langkah cepat untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat. Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, S.E., melakukan koordinasi langsung dengan pihak Pertamina di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Lubuk Linggau guna memastikan distribusi BBM ke wilayah Kabupaten Sarolangun berjalan lancar dan berkesinambungan, bertempat di Kantor PPN TBBM Lubuk Linggau Ilir, Kamis (08/10/2026).
Koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah merespons kebutuhan masyarakat terhadap ketersediaan BBM, sekaligus memastikan rantai pasok dari terminal hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Sarolangun tetap berjalan secara optimal.

Dalam pertemuan tersebut, Wabup Gerry Trisatwika didampingi Plt. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sarolangun Bustra Desman, S.E., M.M., serta Kepala Bagian Ekonomi Setda Sarolangun Davidman Setiawan, S.T., M.M.
Pertemuan turut dihadiri jajaran Sales Pertamina Branch Jambi, Kepala TBBM Lubuk Linggau Wawan Prabawa, serta para manajer SPBU dari wilayah Singkut, Pelawan, Bernai dan Pelayang.
Wabup Gerry menekankan pentingnya koordinasi lintas pihak untuk memastikan distribusi BBM tidak mengalami hambatan yang dapat berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Menurutnya, ketersediaan BBM memiliki posisi strategis karena berkaitan dengan mobilitas masyarakat, transportasi, aktivitas ekonomi hingga pelayanan berbagai sektor di daerah.

“Pemerintah Kabupaten Sarolangun ingin memastikan penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan dengan baik, lancar dan berkesinambungan. Karena BBM merupakan kebutuhan penting yang berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah,” ujar Gerry dalam koordinasi tersebut.
Ia juga meminta agar komunikasi antara pemerintah daerah, Pertamina, TBBM serta pengelola SPBU terus diperkuat. Dengan koordinasi yang baik, setiap potensi kendala dalam rantai distribusi diharapkan dapat segera diketahui dan ditangani sebelum menimbulkan dampak lebih luas.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga kelancaran distribusi. Jika ada kendala di lapangan, harus segera dikomunikasikan agar dapat dicarikan solusi,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Sarolangun juga mendorong pengelola SPBU untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat dan memastikan proses penyaluran BBM berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.
Dari sisi Pertamina, koordinasi tersebut menjadi ruang penting untuk menyamakan informasi mengenai kebutuhan dan distribusi BBM ke Kabupaten Sarolangun. Keterlibatan langsung pengelola SPBU dari sejumlah wilayah di Sarolangun diharapkan dapat memperkuat komunikasi dari tingkat terminal hingga titik pelayanan kepada masyarakat.
Pemkab Sarolangun menegaskan bahwa pengawasan dan koordinasi terkait ketersediaan BBM akan terus dilakukan. Pemerintah daerah berharap sinergi bersama Pertamina dan seluruh pengelola SPBU dapat menjaga pasokan tetap tersedia sehingga masyarakat dapat memperoleh BBM dengan pelayanan yang baik.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam menjaga stabilitas aktivitas ekonomi dan pelayanan publik serta mewujudkan pembangunan yang terus bergerak menuju Sarolangun Maju.(IKP-KOMINFO)