img
Bupati Sarolangun Pimpin Apel Siaga Karhutla, Tegaskan Komitmen Bersama Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
  • BAL
  • June 21, 2026
  • Pengunjung (241)

SAROLANGUN – Bupati Sarolangun menghadiri Apel Siaga Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sekaligus penandatanganan komitmen bersama di PT Primatama Kreasimas SMKE, Kecamatan Air Hitam, Minggu (21/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah penguatan kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan kebakaran hutan, lahan, dan kebun di wilayah Kabupaten Sarolangun.

Apel siaga tersebut diikuti unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD Sarolangun, Manggala Agni, perangkat kecamatan, serta pihak perusahaan perkebunan yang beroperasi di wilayah setempat, termasuk PT Bahana Karya Semesta dan PT Primatama Kreasimas.

Kegiatan diawali dengan apel bersama yang menegaskan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi Karhutla, khususnya pada musim kemarau. Seluruh peserta menyatakan komitmen untuk memperkuat koordinasi, deteksi dini, serta respons cepat dalam penanganan apabila terjadi kebakaran.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Komitmen Bersama Pencegahan Karhutla, yang berisi kesepakatan untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Kabupaten Sarolangun bebas dari bencana kebakaran hutan, lahan, dan kabut asap.

Dokumen komitmen tersebut ditandatangani oleh Camat Air Hitam, Polsek Air Hitam, Koramil Pauh, BPBD Sarolangun, Manggala Agni Sarolangun, Dinas TPHP Sarolangun, serta pihak perusahaan terkait.

Isi komitmen menegaskan pentingnya keterlibatan aktif seluruh pihak dalam pencegahan, penanganan, dan pengendalian Karhutla di wilayah kecamatan maupun area usaha masing-masing.

Bupati Sarolangun dalam arahannya menekankan bahwa penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi semua pihak, termasuk pemerintah, aparat keamanan, dan pelaku usaha.

Ia juga menegaskan pentingnya langkah pencegahan dibandingkan penanganan, mengingat dampak Karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan masyarakat serta aktivitas ekonomi daerah.

“Komitmen bersama ini harus benar-benar dijalankan di lapangan, bukan hanya sebatas dokumen. Pencegahan adalah kunci utama,” tegasnya.

Kegiatan ditutup dengan penegasan kembali komitmen seluruh peserta untuk menjaga wilayah Sarolangun agar terbebas dari kebakaran hutan dan lahan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan cepat jika terjadi potensi kebakaran.(IKP-KOMINFO)

💝 Berikan Rating Kepuasan Anda