Wabup Gerry Pimpin Subuh Keliling dan Gotong Royong Bersama di Desa Tanjung Bathin VIII, Semangat Kebersamaan Tak Boleh Surut!
SAROLANGUN — Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti Masjid Muawwanah, Desa Tanjung, Kecamatan Bathin VIII. Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, kembali memimpin kegiatan Subuh Keliling (Subling) yang dirangkai dengan aksi gotong royong (Goro) bersama jajaran Pemerintah Kabupaten dan masyarakat setempat, Jum'at (19/06/2026).

Meskipun wilayah tersebut sempat diguyur hujan sejak pagi buta, kondisi itu sama sekali tidak menyurutkan semangat dan langkah para jamaah serta warga desa untuk memadati masjid dan melaksanakan salat Subuh berjamaah.

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Muhamad Arief, para Asisten, Staf Ahli, seluruh unsur Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kabag Kesra, camat bathin VIII Azrai Abbas, Kepala Desa Tanjung Irwan Akili, unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), Perangkat Desa serta tokoh agama dan masyarakat Desa Tanjung.
Kegiatan Subling kali ini merupakan bagian dari komitmen nyata program Gemastajid, salah satu pilar penting dalam visi misi “Sarolangun Maju”. Program ini dirancang khusus untuk mewujudkan Kabupaten Sarolangun sebagai daerah yang agamis, religius, sekaligus mempererat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

Setelah pelaksanaan salat Subuh berjamaah, rangkaian acara dilanjutkan dengan kajian agama yang disampaikan oleh Al-Ustadz H. Muhammad Atiq Ahmad. Dalam tausiyahnya, beliau mengulas secara mendalam mengenai sejarah dan manfaat besar dari shalat Subuh, serta keutamaan menjaga keikhlasan dalam bersedekah. Selain itu, jamaah juga diajak untuk selalu menanamkan sikap berprasangka baik (husnuzan) dalam kehidupan sehari-hari serta pentingnya mengikuti arahan dari pemimpin demi kemaslahatan bersama.

Dalam sambutannya setelah kajian, Wakil Bupati Gerry Trisatwika menyampaikan apresiasi yang mendalam atas antusiasme warga Desa Tanjung yang tetap hadir memakmurkan masjid di tengah cuaca hujan. Ia menegaskan bahwa Gemastajid bukan sekadar agenda rutin di atas kertas, melainkan sebuah ruang silaturahmi yang hidup untuk mendekatkan pemerintah dengan rakyatnya.“Melalui program Gemastajid ini, kita tidak hanya ingin membangun kedekatan spiritual, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong. Kita ingin menjadikan kebersamaan ini sebagai budaya positif dan ciri khas Kabupaten Sarolangun yang religius,” ujar Wabup Gerry.

Usai seluruh rangkaian ibadah dan seremonial di dalam masjid selesai, Wakil Bupati bersama jajaran OPD dan warga Desa Tanjung langsung bergerak melaksanakan apel bersama yang dilanjutkan dengan aksi gotong royong membersihkan lingkungan sekitar.


Dengan membawa peralatan kebersihan, seluruh elemen—mulai dari pejabat daerah hingga warga biasa—tampak kompak bahu-membahu membersihkan fasilitas publik desa. Sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan mampu mengalahkan dinginnya cuaca pagi itu. Rangkaian kegiatan yang berjalan khidmat dan produktif ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dalam suasana penuh keakraban.(IKP-KOMINFO)