Dinas PUPR Bersama Kodim 0420/Sarko Susun RTRW Bidang Pertahanan dan Keamanan

  • Senin, 19 September 2022
  • BOB
Dinas PUPR Bersama Kodim 0420/Sarko Susun RTRW Bidang Pertahanan dan Keamanan

SAROLANGUN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sarolangun melakukan pertemuan dengan Dandim 0420/Sarko Letkol INF Amaraldo Cornelius, Senin (19/09/2022) di ruang rapat Kantor Dinas PUPR Sarolangun.

Pertemuan tersebut dilaksanakan dalam rangka diskusi bersama dalam penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sarolangun tahun 2022-2042, khususnya pada aspek Pertahanan dan Keamanan.

Kadis PUPR Sarolangun Arif Hamdani, ST mengatakan bahwa dalam revisi penyusunan RTRW ini khususnya pada poin aspek pertahanan dan keamanan, tentu diperlukan saran dan masukan dari jajaran TNI khususnya Kodim 0420/Sarko. Sehingga pemetaan wilayah pertahanan dan keamanan ini dapat tertata dengan baik hingga di masa yang akan datang.

“Tujuan pertemuan hari ini dalam rangka penyusunan RTRW Kabupaten Sarolangun, ada poin dimana kita meminta masukan dari  TNI untuk wilayah pertahanan dan keamanan, tadi sudah dijelaskan oleh pak Dandim,” katanya.

Kata Arif Hamdani, pada aspek pertahanan dan keamanan ini ada dua hal yang harus diperhatikan yakni secara statis dan secara dinamis.

Kalau secara statis seperti peta wiakyah markas TNI, Koramil dan serta rencana pengembangan sejumlah pos Ramil di beberapa wilayah.

“Kalau rencana dinamisnya memang itu merupakan program TNI yang tidak perlu dimasukkan dalam RTRW dan secara statis tadi dibicarakan soal aset yang ada di lokasi memang sudah tertata dan terletak pada posisi yang strategis,” katanya

“Dari dulu peninggalan dari TNI sebelumnya dianggap masih layak dimasukkan dalam revisi RTRW tahun kedepan. Dan ada beberapa saran dalam membuka jalan, dan jalur evakuasi bila terjadi ancaman dan bencana alam. Ini sementara masukan dari pak Dandim kita masukkan dan RTRW ini setiap lima tahun kita tinjau ulang lagi,” kata dia menambahkan.

Sementara itu, Dandim 0420/Sarko Letkol INF Amaraldo Cornelius mengatakan bahwa wilayah kodim 0420/Sarko mencapai 29 dari jumlah luasan Provinsi Jambi, tentunya dengan luasan itu perlu menjadi perhatian dalam aspek pertahanan dan keamanan.

Katanya, kedepan dari pengembangan pertahanan ini, Kodam II Sriwijaya akan mengembangkan sejumlah pos-pos Koramil di beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Mandiangin, Kecamatan Air Hitam dan Kecamatan Singkut.

“Rencana pengembangan, Singkut baru ada pos Ramil dan nanti akan dikembangkan. Kemudian renvanan pengembangan Mandiangin, yang juga ada pos Ramil akan dikembangkan ke tingkat Koramil. Kemudian Air Hitam, akan dikembangkan pos Ramil yang saat ini tanahnya sudah ada, sementara Batang Asai inilah steking kita paling terakhir bila terjadi ancaman, dan kalau dibalik itu di Air Hitam,” katanya.

Jika melihat dari ancaman pertahanan wilayah, kata Dandim, untuk Wilayah Provinsi Jambi termasuk didalamnya Kabupaten Sarolangun, datangnya akan melalui Jalur Air Laut Kepulauan Indonesia Satu (Alki 1) dari perlintasan air Laun China Selatan.

“Disini arah datangnya musuh tetap dari arah Utara, kalau di Jambi masuknya dari wilayah Tungkal. Kemudian persoalan ancaman bencana alam meletusnya gunung kerinci juga perlu jadi bahan pertimbangan, karena akan terjadi kelumpuhan di sungai penuh dan kabupaten Merangin dan sarolangun menjadi lokasi strategis dalam kegiatan tempat pengungsian dan tempat pos jalur bantuan dan harus ada lapangan landasan pesawat terbang,” katanya. (*)

  • Senin, 19 September 2022 - 08:51:07 WIB
  • BOB

Berita Terkait Lainnya