RS-FlashMatic

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player

Powered by RS Web Solutions

Artikel

Tim Tera Ulang UTTP Turun ke Kecamatan

 

 

*Mahmud: Setiap Timbangan Harus Mempunyai Legalitas

SAROLANGUN-Dalam rangka memberikan pelayanan terhadap para usahawan di Kabupaten Sarolangun terutama yang mempergunakan alat tera atau timbangan, Dinas Perindag Provinsi Jambi dan Prindagkop Kabupaten Sarolangun akan turun ke kecamatan untuk mempermudah para usahan melaksanakan tera ulang Ukuran Takaran Timbangan dan Perlengkapannya (UTTP).

 

Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Sarolangun H. Hasnul Sidki, SSi, ME, melalui Kabid Perdagangan Drs. Mahmud El Husairi dan Kasi Metrologi Euis Novitsari, SE, di ruangannya kemarin mengatakan, pelaksanaan tera ulang UTTP dari Dispridag Provinsi Jambi dan Dispridagkop Sarolangun dalam upaya mempermudah masyarakat untuk tera ulang alat timbangnya dan langsung ke tengah-tengah masyarakat.

‘’Sungguh demikian kami mengharapkan kepada pemilik timbangan, baik itu pedagang karet, sawit, toko-toko dan pedagang emas yang belum tera ulang agar mengecek ulang sehingga timbangan yang dipergunakan legalitasnya menjadi jelas dan sesuai amanat UU Metrologi Legal pasal 32 ayat 1,’’ kata Mahmud.

Menyinggung berapa biaya yang dikenakan untuk tera ulang, Mahmud mengatakan setiap timbangan ditera ulang dikenakan biaya sesuai Perda Provinsi Jambi Nomor 2 tahun 2012.

Mahmud mengungkapkan,  dalam jadwal pelaksanaan tera ulang di kecamatan, Disperindagkop sudah menyurati para camat, agar menyampaikan ke desa-desa dan kelurahan yang dituju serta jedwal yang telah ditetapkan. Seperti jadwal tera ulang di Kecamatan Sarolangun pada tanggal, 9-10 September, Kecamatan Bathin VIII di Kelurahan Limbur Tembesi pada tanggal 11 September, Kecamatan Pauh 12 September, Kecamatan Mandiangin 13 September, Kecamatan Singkut 16 September, Kecamatan Pelawan 17 September, Singkut VII 18 September, Payo Lebar 19 September dan Sei Gedang pada tanggal 20 September.(se9)

Sumber : SArolangun Ekspres, 7 September 2013