RS-FlashMatic

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player

Powered by RS Web Solutions

Wujudkan Kawasan Terpadu SAD, Pemkab Sarolangun Bergerak Cepat

Bupati Sarolangun Drs. H Cek Endra didampingin oleh OPD Pemkab Sarolangun, Senin 5 Februari 2018 kemarin melakukan rapat koordinasi dengan wakil Guberbur Jambi Drs. H Fachrori Umar, Komando Resort Militer 042/Garuda Putih Kolonel Inf Refrizal di Aula Kantor Gubernur Jambi di Jambi. Rapat yang diselenggarakan tersebut terkait dengan rencana memberdayakan Suku Anak Dalam (SAD).

Pemkab Sarolangun langsung bergerak cepat dalam upaya pemberdayaan warga Orang Rimba atau biasa disebut Suku Anak Dalam (SAD) dengan berencana membangun pondok pesantren, sarana dan prasarana serta sarana perekonomian dilokasi terpatu pemukiman SAD

Kawasan terpadu itu berlokasi di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Sarolangun. Kawasan ini nantinya akan terintegrasi dengan Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) yang paling banyak dihuni warga SAD.

Bupati Sarolangun H. Cek Endra, mengatakan dengan adanya wacana pemerintah yang akan dilakukan terhadap Suku Anak Dalam tersebut, pemerintah provinsi Jambi sangat mendukung. Alhamdulillah pemerintah Provinsi mendukung program kita dalam pemberdayaan SAD, “katanya. Dalam rapat yang dilakukan di Aula Kantor Gubernur Jambi, ada beberapa poin yang berhasil disepakati antara lain, merevisi izin lokasi yang akan diajukan kembali ke Kemenhut, OPD terkait di Provinsi Jambi akan mengadakan Rakor untuk mengarahkan bantuan yang dapat diberikan di 2018

Selain itu, pemerintah Provinsi juga akan menjembatani pemerintah Kabupaten Sarolangun dengan pihak kementerian, agar wacana pembangunan di daerah terpadu nanti segera terlelisasi.

Alhamdulillah pemerintah provinsi bersedia untuk memfasilitasi kita dalam berkoordinasi dengan pihak Kementerian untuk mempercepat pembangunan SAD di Sarolangun, “jelasnya.

Langkah awal yang dimiliki oleh pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk pemberdayaan Suku Anak Dalam waktu dekat ini sudah menyiapkan lahan 10 hektar. “ini sebagai lokasi terpadu Pemberdayaan SAD disana, yang akan dibangun pendopo, pusat pendidikan, kesehatan dan balai latihan pertanian, perkebunan, seta perternakan dan perikanan, “tegasnya.

Untuk pembangunan pendopo di daerah terpadu kata Bupati, minggu depan sudah dilakukan pekerjaan, dan dalam pekerjaannya nanti memiliki target agar cepat selesai. Pendopo itu diSumbangkan oleh Pangdam Sriwijaya, dan pekerjaannnya dimulai minggu depan dan harus selesai pertengahan Maret nanti yang akan dikerjakan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) Manunggal Masuk Desa (TMMD),” tukasnya.

Video Files