RS-FlashMatic

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player

Powered by RS Web Solutions

TERANCAM KRISIS LISTRIK

Jika GI (Generator Induk) Tidak Segera Terealisasi

   SAROLANGUN, Kebutuhan masyarakat Kabupaten Sarolangun terhadap listrik beberapa tahun terakhir mengalami kenaikan yang meningkat, bahkan sampai saat ini mencapai 20 Megawatt. Sementara PLTU Samaran yang selama ini menjadi andalan masyarakat Kabupaten Sarolangun tidak bisa memenuhi kebutuhan tersebut yang hanya mencapai kapasitas 11,5 Megawatt.

   Menurut keterangan dari SOPIYAN asisten menager PLN Jaringan Kabupaten Muara Bungo saat ini terdapat 55.000 pelanggan PLN di Kabupaten Sarolangun yang pada saat beban puncaknya antara pukul 18.00 wib hingga pukul 22.00 wib mwmbutuhkan pasokan listrik mencapai lebih dari 20 Megawatt atau setidaknya 19,5 Megawatt,"untukmemenuhi kebutuhan tersebut kita menyuplai dari GI Kabupaten Merangin sekitar 8 Megawatt , makanya sering terjadi gangguan sekitar kurang lebih lima menit karena ada pengalihan arus oleh petugas kami", ungkap Sopyan.

   Menyingkapi hal tersebut, Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra mempertanyakan solusi apa yang harus dilakukan oleh Pemerintah dan pihak PLN untuk mengatasi masalah tersebut, Sopyan kembali menegaskan bahwa jalan satu-satunya untuk memenuhi kebutuhan listrik di kabupaten Sarolangun adalah membangun Gardu Induk (Gardu Induk), sebab dengan adanya GI tersebut tanpa PLTU dan PLTG kebutuhan listrik di Kabupaten Sarolangun sudah terpenuhi."Saya berharap sekali kita mempunyai GI, karena dengan GI bisa memiliki 30 MPA dan di prediksi bisa mencapai sepuluh tahun kedepan pasokan listrik bisa dikatakan cukup", jelas Sopyan.

   Kembali Bupati Sarolangun meminta langkah inisiatif jangka pendek untuk mengatasi kekurangan listrik pada pihak PLN, lagi-lagi pihak PLN menegaskan tidak memungkinkan, sebab kalau menambah suplay dari GI kabubupaten Merangin dari 8 Megawatt menjadi 11 Megawatt atau lebih, otomatis akan overload."kapasitas jaringan kita 8 Megawatt Pak, jika lebih maka jaringan kabel akan terbakar", jelasnya.

   Di akhir rapat Bupati Sarolangun meminta pada pihak PLN untuk melakukan perencanaan yang matang terkait kebutuhan listrik lima hingga sepuluh tahun kedepan."tolong kasih saya data terkait dengan masalah tersebut sebagai dasar kami untuk mengusulkan GI ke Palembang atau Pusat", Jelasnya(DKec)

Video Files