RS-FlashMatic

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player

Powered by RS Web Solutions

PETERNAK BISA ASURANSIKAN TERNAK SAPI

SAROLANGUN, Pemilik ternak sapi kini tak perlu khawatir kalau ternak sapi yang mereka pelihara tiba-tiba jatuh sakit dan mati atau terjadi kehilangan karena terjadinya pencurian, sebab saat ini Pemerintah telah menggulirkan Program Asuransi sapi. Dimana Premi Asuransi nya disubsidi Pemrintah sehingga Peternak sapi bisa mengurangi resiko kerugian.

Pernyataan ini dikatakan oleh Kepala Dinas Perternakan dan Perikanan Kabupaten Sarolangun Asnawi melalui Kabid Perternakan Amrizal saat dihubungi kemarin, menurutnya Asuransi ternak sapi ini merupakan program Pemerintah yang memberikan subsidi asuransi untuk Masyarakat yang ingin mengansuransikan ternak sapi mereka."ini sangat bagus, program asuransi ini bisa mengurangi resiko kerugian terhadap ternak sapi di Kabupaten Sarolangun" tegasnya.

Masih kata Amrizal, semua petani ternak sapi baik itu yang mendapatkan ternak sapi dari bantuan Pemerintah maupun ternak sapi milik masyarakat semuanya bisa mengikuti program asuransi sapi ini tanpa terkecuali,'syaratnya sangat mudah,hanya memiliki kelompok ternak saja bisa mengikuti program asuransi ternak sapi', terangnya.

selain itu para peternak sapi juga tak dibebani biaya bulanan maupun biaya yanag besar untuk mendapatkan asuransi sapi mereka,'hanya membayar Rp 50.000,-/ekor sapi', tambahnya.

Untuk ini di Kabupaten Sarolangun lebih dari ratusan sapi sudah mengikuti asuransi, daerah yang paling banyak mengansuransikan sapi mereka yakni daerah Kecamatan Air Hitam dan selebihnya masyarakat masih ada yang kurang yakin dan tidak serius mengikutinya,"padahal satu ekor sapi bisa di klaim maksimal 10 juta dan di Sarolangun sekitar 100 lebih sapi sudah diasuransikan dan ini terus disosialisasikan agar mereka ikut dalam program ini dan berminat", imbuhny.

Amrizal juga mengakui proses pengkalimannya juga tidak rumit. dicontohkannya, jika ada sapi sakit dan mati hanya diminta keterangan dari dokter hewan dan begitu pula jika sapi hilang diminta keterangan dari kepolisian,"saat kejadian seperti sapi mati bisa langsung diklaim kita bisa dihubungi via SMS maupun telepon dan nanti ada tim dari asuransi akan turun mengeceknya", terang Amrizal.

"Untuk lebih meyakinkan para peternak sapi uang hasil klaim yang didapatkan dari hasil asuransi jika sudah memenuhi syarat yang dimaksud akan langsung ditransfer ke rekening pemilik ternak sapi", pungkasnya.

Video Files