BPBD Sarolangun Waspadai Banjir dan Longsor

admin
rx online

Laporan wartawan Tribun Jambi Teguh Suprayitno

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN – Puncak musim hujan diperkirakan Januari hingga Februari ini, di saat itu juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sarolangun waspada, karena banyak terjadi banjir, banjir bandang dan longsor.

Kepala BPBD Sarolangun, Mulyadi mengatakan pihaknya telah mengajukan bantuan pada BNPB untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana banjir dan longsor tahun ini.

 “Sudah kita usulkan untuk bantuan makanan siap saji dan bantuan untuk anak-anak dan lansia, ” katanya, Selasa (16/1).

Mulyadi juga mengatakan, BPBD Sarolangun mengusulkan pengajuan 200-300 paket dari BNPB yang didistribusikan melalui BPBD provinsi.

Diperkirakan bantuan ini akan mulai disalurkan ke daerah rawan bencana pada Februari mendatang.

“Bulan dua (Februari) bisa diambil di BPBD provinsi, stoknya sudah ada, tinggal jumlahnya berapa per kabupaten,” terangnya.

Sementara bantuan dari Pemerintah Daerah Sarolangun untuk kemungkinan korban bencana akan didistribusikan melalui Dinas Sosial.

Sebelimnya, Mulyadi juga mengingatkan agar masyarakat yang tinggal di bantaran sungai mewaspadai kemungkinan terjadinya banjir bandang terutama di wilayah Kecamatan Batang Asai dan Limun.

Dalam catatan BPBD Sarolangun, Kecamatan Batang Asai, Limun, Mandiangin, Pauh, Sarolangun masuk dalam daftar daerah rawan banjir dan longsor. (*)

Sumber

Next Post

Bupati Sarolangun Targetkan Piala Adipura Pada Tahun 2018

rx online laporan Wartawan investigasi.Today Sarolangun, investigasi Today – Apel gabungan pemerintah kabupaten Sarolangun Senin 15/01/2018 yang di adakan di lapangan Gunung kembang Sarolangun. Dalam apel gabungan tersebut di hadiri seluruh pemerintahan sekabupaten Sarolangun. Apel gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Bapak Bupati sarolangun (H.Cek Endra). H. Cek Endra menyampaikan dalam Amanat […]